Dari Suara Pemilu Ke Peluru

Egypt_540x405Legtimasi demokrasi dan kemanusiaan saat ini benar-benar hilang di Mesir. Pengulingan kekuasaan oleh militer telah merusak proses demokratisasi yang perlahan dibangun di Mesir setelah sekian sekian lama hidup di bawah tirani. Perebutan kekuasaan yang dilakukan militer Mesir telah menodai nilai-nilai luhur demokrasi yang sedang ditegakkan serta dihormati di seluruh dunia.

Tepat satu tahun pasca terpilihnya Presiden Muhammad Mursi sebagai Presiden Mesir keempat, terjadi gelombang demonstrasi di Tahrir Square terhadap pemerintah oleh gerakan Tamarrod (pembangkangan) yang menghendaki mundurnya Presiden Mursi sebagai Presiden Mesir. sejalan dengan hal tersebut, militer mengeluarkan ultimatum terhadap Presiden Mursi untuk melakukan rekonsiliasi nasional dalam 48 jam. Gejala campur tangan militer dalam proses demokratisasi ini sudah terlihat kemana arahnya.

Arah langkah militerini semakin nyata ketika kudeta berlangsung, Presiden Mursi digulingkan oleh militer, media dibungkam, dan diperburuk dengan adanya aksi pembantaian rakyat sipil oleh militer sebagai respon atas aksi bertahan (sit-in) rakyat sipil. Hal ini menjadi sebuah tragedi kemanusian dan demokrasi.

Pada 14 Agustus 2013 aparat militer bersenjata lengkap melakukan serangan brutal kepada para demonstran damai di sekitar Masjid Rab’a al adwiyah dan Nahda Square. korban tewas dalam peristiwa itu berkisar 2600 jiwa (versi rumah sakit darurat). Catatan versi lain korban tewas mencapai 4.711 jiwa. Tidak hanya peluru tajam yang diarahkan tepat ke bagian tubuh yang mematikan , militer Mesir juga membakar demonstran hidup-hidup. Kekejaman ini pun tidak hanya menimpa para demonstran namun juga para wartawan dari berbagai jurnalis media lokal dan internasional.

1642592Korban-Rusuh-Mesir780x390Di seluruh negeri Mesir, pembataian dan kekacauan meluas di berbagai tempat. Sejak peristiwa kudeta sampai saat ini total tercatat 6.181 orang tewas, 25.552 luka-luka dan 18.565 dipenjara (versi Prof. Dr. Salah Soltan).

Posted on 13/09/2013, in :Dunia Islam:. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: