Siswa/i Rohis Sumbar Lakukan Aksi dan Deklarasikan Forum Silaturahi ROHIS se-Indonesia (FSRI) Daerah Sumatera Barat

PADANG. Hari Ahad (23/9) mulai dari Pukul 06.30 WIB bertempat di Lapangan Imam Bonjol Padang seluruh perwakilan Rohani Islam (ROHIS) SMA/sederajat se-sumatra barat dan juga para alumni ROHIS berkumpul. Mereka berkumpul dalam rangka aksi damai untuk memprotes tuduhan yang di alamatkan pada remaja masjid di SMA/sederajat yang dituduh sebagai sarana untuk merekrut generasi muda teroris dalam pemberitaan Metro TV.

“orang-orang yang didik sejak dini seperti ketika SMA ini dengan pengetahuan islam yang mantap, tidak mungkin rasanya mereka akan melakukan tindakan-tindakan pengeboman ataupun tindakan yang dilakukan oleh teroris. Mereka diajarkan untuk saling menghormati guru, mereka diajarkan untuk saling menghormati sesamanya yang dinamakan ukhuwah islamiyah, dan mereka diajarkan untuk menghormati orang tua.” Demikian yang dikatakan juru bicara aksi yaitu Yogi Erwandi Chandra. Lebih lanjut lagi Yogi mengatakan bahwa setiap aktifitas yang dilakukan oleh ROHIS tidak pernah tertutup.

Salah seorang orator yang menyampaikan sikap dalam longmarch mengatakan bahwa Metro TV bagai “maling teriak maling” dimana mencoba menebar ketakutan kepada orangtua para remaja muslim sehingga tidak orangtua tidak mengizinkan anaknya untuk mengikuti aktivitas keislaman di sekolahnya yang diadakan oleh ROHIS. Metro TV mencoba melemahkan dan menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai islam yang seharusnya dimiliki oleh generasi muslim.

Aksi damai yang dilakukan oleh para penggiat dakwah sekolah itu meliputi long march dari Lapangan Imam Bonjol hingga GOR Aguss Salim Padang Sumatra barat, penampilan nasyid, pernyataan sikap, dan juga deklarasi Forum Silaturahim ROHIS Se-Indonesia (FSRI).

Adapun isi dari pernyataan sikap ROHIS Sumatra barat, yaitu:

  1. Mengutuk keras kepada pihak-pihak yang telah membuat tuduhan/ fitnah yang mengatakan bahwa aktivitas ekstrakurikuler keislaman yang dilakukan di masjid-masjid sekolah adalah sarana perekrutan teroris dan 4 poin lainnya sebagaimana yang ditayangkan Metro TV dalam acara dialog Metro TV tertanggal 5 Sptermber 2012
  2. Menuntut pihak-pihak yang telah melemparkan tuduhan/ fitnah seperti Prof Bambang Pranowo dan Metro TV untuk meminta maaf secara terbuka dan mencabut tuduhan/fitnah sebagaimana disebutkan pada poin 1.
  3. Kami, meski belia, memiliki tekad untuk menjadi solusi atas problematika yang dimiliki oleh bagsa ini: degradasi moral, narkoba, seks bebas, apatisme dgenerasi muda, hedonisme dan rentetan masalah lainnya.
  4. Kami berikrar pada diri kam. Orang tua, para guru, para foundig father bangsa ini, akan menjadikan diri kami sebagai penerus estafet kepemimpinan negeri yang lebih baik, amanah, memiliki kompetensi, dan anti korupsi-kolusi-nepotisme.
  5. Oleh karena itu, sebagai aktualisasi falsafah “Adat Basandi Syara. Syara’ basandi Kitabullah”, serta agar gelombang kebaikan dan perubahan ini menggema di seluruh negeri, hari ini kami mendeklarasikan berdirinya: FORUM SILATURRAHIM ROHIS SE-INDONESIA (FSRI) DAERAH SUMATERA BARAT

Aksi Damai yang dilakukan ahad (23/9) yang sekaligus sebagai deklarasi FSRI ini merupakan aksi damai yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh para penggiat dakwah sekolah. (Han)

Photo oleh: Burhanizain Fitra

Sumber berita: news.fimadani.com

Posted on 24/09/2012, in :Syiar Kampus:. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: